Wednesday, May 17, 2006


Keabadian tak bersemayam dalam waktu yang bertuan.... mengapa dicari dalam diri yang terikat waktu... memahami lewat akal yang terikat waktu... melihat dengan mata terikat waktu... hanya nurani yang menapak sepanjang jaman

Thursday, March 10, 2005

Memulai Langkah Baru...

Tak ada yang tidak istimewa dengan langkah baru, setidaknya itu yang kutanamkan di diriku sejak bangun tidur...
Langkah baru mengandung harap, dan membuat hari yang kita jalani mempunyai tujuan... bayangkan jika kita selalu tahu apa yang akan kita lakukan hari ini, maka kita akan selalu tahu apa yang kita tuju dalam hidup...
Dengan langkah baru, tiada hari yang tidak menjadi istimewa..............

Thursday, March 03, 2005

Cerita Lalu

Jalan waktu membawa diri dalam cinta,
berbuah rasa dan keberanian tuk berharap,
ada hasrat terungkap,
ada tanya menanti jawab

Waktu kembali menguji diri,
dalam penantian sebuah jawaban,
asa sempat terhenti ragu,
namun harap kembali tuk menunggu

Penantian berbalas...
dalam sebuah ungkap tanpa kata,
sebuah nyanyian tanpa nada,
ada bisik tuk hati yang masih meragu,
Hingga niat tak lagi pupus,
dan keberanian mehapus ego,
hati berharap dapat bersama

Jalan waktu membawa jiwa dalam cinta,
ketika hati yang memilih telah berwarna,
dihiasi embun kelopak bunga,
dalam cahaya warna pelangi jiwa

Bersama, kau & aku pernah meragu,
ketika langkah berbuah tanya,
kemana jalan panjang dituju,
dimana akhir tempat kita




Tenggelam dalam samudera penuh rindu,
sejuta harap...sejuta ingin...
berbaur dalam perjalanan seribu malam,
samudera tidak lah selalu tenang...
apa yang menanti? bukan alasan tuk kembali
tak ada kata mewakili esok yang pasti
hanya rahasia Illahi ...


Layaknya jiwa di genggaman Yang Kuasa...
Rahasia esok tak terkuak tanpa izin-Nya...
Langkah ragu bukanlah senjata, hanya rintihan belaka
Segala Ingin dan harap semoga berwujud doa...
Dan keyakinan menjadi usaha dalam perjalanan
Semoga langkah kita diridhoi-Nya.....

Sebuah do’a, berbekal rasa percaya
(hosnu el wafa, Januari 2005)

Bukan Pejuang bukan Pecundang

Teman
Aku bukan pejuang cinta
bukan pula pecundang
Kasih dalam cinta yang lama kudekap
Kasih itu beranjak pergi
Tanpa air mata, tanpa penyesalan
Hanya meninggalkan sebuah harapan
Harapan Kebahagiaan tuk semua, untuk kau, aku, kita&mereka
Selamat Jalan Kenangan...Dan sisakan untukku sebuah pelajaran
05.02.2005,06'35

Saturday, January 22, 2005

bunga impian yang gugur...

Kemana semua mimpi hilang,
ketika harapan indah berganti bayangan kelabu...

Kenapa Cinta memudar,
ketika kau kehilangan bayangku,
pada jalan yang tak satu...

Ku berharap ada lagi Cinta,
untukku... dan untukmu,
tapi ku tak kuasa meminta...kalau cinta itu tak lagi ada,
simpanlah cinta untuk dirimu

Tuesday, December 14, 2004

tentang kita.........

Tak ada kata yang perlu diungkap, pabila hatiku telah bicara, di saat hatimu telah merasa.

Tak ada tanya yang perlu dijawab, pabila hatiku dan hatimu telah memilih.

Tak ada langkah yang perlu diragu, pabila hatiku dan hatimu telah bersatu.

Thursday, October 14, 2004

MUARA MIMPI

berjuta mimpi tentang harapan
kembali membawaku ke jalan berliku
kutapaki dengan was-was & harap
siapa pelindungku?
siapa penjaminku?
ada kerinduan tuk kembali ke awal
tapi langkahku sudah menuju ke muara
entah muara mana?
entah apa yg menanti?

Monday, September 13, 2004

Aku membeku dalam es kerinduan
Mencair dalam hangat penantian
Dan menguap dalam panas kesendirian

Mendengarmu aku mendapat secercah cahaya di tengah gelap hutan kesunyian
Dan meneguk air yang mengobati dahaga kerinduan

Berikan aku udaramu agar ujung penaku dapat menari mencari kata...
Mewakili kerinduan hati yang tak kunjung terobati hari ini

"diam"

Celoteh-celoteh ayam sombong datang menyapaku dengan rayuan hilang-hilang tak berbekas dari peraduan padang pasir diam-diam menyapa lewat sapuan lembut kelembutan berbau kasturi aku diam merasakan kelembutan sekeras batu-batu yang berjanji setia untuk menjadi dasar neraka

Lalu aku terus diam ketika hembusan angin padang sahara datang menyapa dengan membawa angin surga aku hanya diam ketika tarikan tangan seribu tenaga gajah mencengkram erat lenganku dan menyeretku menuju lubang tak berdasar

Diamku bukan karena ada kekuasaan untuk diam diamku karena aku tak bisa apa-apa termasuk untuk diam itu sendiri diamku menemukan maknanya dan memberi arti pada kondisi ini diamku diam sejati
(8 Oktober 2002)

bunga impian

Merah merekah kelopak bunga impian
berselimut embun pagi yang jatuh setitik…
kulihat keelokan tanpa sentuhan jari…
biarkan bunga impian ikuti sabda Tuhan…
yang menguasainya…
tanpa bentuk kekuasaan yang sanggup terbayangkan

Embun berganti menjadi siraman hangat nur mentari
bunga impianku tetap tersenyum merah…
berangguk seiring alunan musik alam,
dari hembusan udara yang mengelilinginya

Bungaku… akankah hanya impian?

(hosnu.....16 September 2003)

Bersamamu cinta

Bersamamu cinta
Aku datang menghampirinya…
Dalam dekapan pelangi aku bersua
Dalam keheningan syahdu aku bercanda

Dengan cinta
Aku menemuinya tanpa kata
Bicara tanpa nada

Tanpamu cinta
Aku tak akan melihatnya

Bersamamu Cinta


(hosnu)

hosnu....maret 2003

Cinta anugerah dari Maha Mulia
Membawa bahagia dan kemuliaan manusia
Tiada tempat bagi nafsu sesat didalamnya
Tiada pula membutakan hati
Kecuali Cinta tak lagi suci

Satu cinta untuk satu dunia
Maka ketika cinta terpisah, dunia pun terbelah
Ketika cinta terkubur, dunia berangsur hancur

hosnu...gubug ayom, maret 2002

Gundah... sendiri menatap keremangan
Dalam kepedihan ini, kurindukan senyummu...
Namun semua hanyalah mimpi, sentuhanmu hanyalah angan kosong
Dari sudut mata, tercucur air kerinduan
Ku tak dapat menatap keindahan
Karena hanya untuk melihat kejujuran pun aku setengah mati
Tak kudapat arti keabadian dari bibir tipismu yang menawan
Tak dapat kuraih kebahagiaan dalam keheningan tanpa jawaban
Ku terlalu jauh untuk memelukmu
Walau hanya dengan sebelah tangan
Ku terlalu dalam tenggelam untuk menggapai kau dipermukaan
Walau dengan sebelah tangan
Ku ingin berlari mendekat namun tak kau biarkan aku bergerak
Aku bagai mati...tanpa keinginan untuk melawan
Semua menyatu dalam desah nafas sepenggal
Ku bergerak sejengkal kau semakin menjauh
Dalam keremangan ini
Yang kuingin hanyalah kehangatan cahaya dirimu
Namun tak kau biarkan aku mendekat
Walau hanya untuk menyentuhmu dengan sebelah tangan
Aku semakin tenggelam tanpa uluran tangan cintamu

Kubiarkan diriku tenggelam tanpa melawan
Kau hanyalah angan kosong
Yang selama ini menghiasi lukisan hati
Ku biarkan angan dirimu memenuhi rongga jantungku
Walau kutahu kau hanyalah mimpi derita
Ku berlari membawa kehampaan
Tanpa sebab tak kulepas dirimu di angan
Walau untuk ada dihadapku kau terlalu jauh
Biarlah diriku tenggelam dalam kesunyian
Namun aku merasa tidak sendiri
Bersamaku masih ada keinginan untuk menyentuhmu
Karena Aku... Cinta... Kamu


hosnu....juni 2002

Jangan menjauh dari hatiku wahai Rembulan
Izinkanku selalu menatapmu dengan senyuman
Senyumku memuji keindahan
Senyumku menghargai budi jiwa

Menatap, hatiku memujimu
Mengenal, hatiku memilihmu
Maafkanku tuk terpikat pesona jiwamu

Thursday, August 26, 2004

yang jauh...yang tercinta

yang jauh kadang terasa dekat... yang dekat bisa jadi terasa jauh
berpegang pada tali kasih, makin kuat kepercayaan makin kuat ikatannya